Mengupayakan Empati Pada Anak

May 16, 2025
fakta menarik

Arifin

Empati diartikan sebagai keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain. Mengupayakan empati pada anak bisa ditempuh di antaranya melalui keteladanan. Bagaimana orang tua menjadi sosok yang empati.

Telahkah ayah-bunda menjadi sosok yang empati? Contoh kasusnya ketika berinteraksi dengan anak, adakah memosisikan, mendengarkan pemikiran dan suara anak. Orang tua yang melihat dari sudut pandang anak. Keteladanan dari orang tua melalui tindakan berperan penting bagi anak untuk juga turut melakukan hal yang sama. Anak belajar dari apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan.

Empati perlu diupayakan, karena bila tidak, anak bisa jadi maunya menang sendiri, egois. Dalam interaksinya dengan teman, bila empati belum tumbuh, anak dapat menertawakan teman yang gagal, diam saja ketika temannya menangis, atau bersikap cuek saat teman sedang butuh pertolongan.

Empati dapat diupayakan, di antaranya dengan simulasi situasi. Ketika anak dihadapkan pada situasi teman yang gagal, teman yang menangis, teman yang butuh pertolongan, maka hal apa yang sebaiknya dilakukan?

Empati pada anak juga dapat diupayakan dengan membaca. Berbagai karakter yang ada, ketika anak telah begitu tertarik dengan cerita, maka anak dapat merasakan apa yang dialami oleh karakter dalam kisah. Banyak-banyak membaca, maka jendela pemahaman anak akan kian luas dengan tantangan yang dihadapi para karakter dalam cerita.

Empati pada anak juga dapat diupayakan seiring interaksinya dalam kehidupan bermasyarakat. Maka libatkan anak pula ketika bersosial. Dengan berinteraksi dengan orang-orang lain di masyarakat, anak dapat tahu ada macam-macam keadaan yang dialami. Orang tua pun dapat meluruskan bila ucapan, pikiran, dan tindakan anak kurang tepat saat berinteraksi dengan orang lain.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd