Menilik Kuliner Dari Film Dan Buku

May 20, 2025
Makanan & Minuman

Arifin

Akhir pekan kemarin, saya merampungkan menonton film Hunger. Secara sederhana, Hunger menceritakan tentang Aoy, seorang juru masak jajanan kaki lima yang diundang untuk bergabung dengan industri santapan di bawah bimbingan Chef Paul yang terkenal.

Merampungkan menonton film Hunger, memberikan perspektif lainnya tentang dunia kuliner. Sebelumnya saya telah membaca buku 100 Makanan Tradisional Indonesia karya foodie Bondan Winarno, serta novel serta film Aruna & Lidahnya.

Apa saja hal yang menarik dari Hunger, 100 Makanan Tradisional Indonesia, Aruna & Lidahnya? Dari ketiga kisah tersebut, Anda dapat menemukan hidden gem terkait makanan. Makanan yang menjadi magnet bagi lidah, tak peduli seberapa sederhana kedai makannya.

Berbicara kuliner, juga berkisah tentang sejarah dari kuliner tersebut. Maka Anda akan menemukan sisi yang lebih dalam, humanis, segi sosial, budaya, dan sebagainya. Contohnya, pada kwetiau rewel yang dibuat oleh Aoy.

Menurut Aoy itu adalah resep turun temurun. Seperti diceritakan Aoy, saat ayahnya masih kecil, beliau menangis dan rewel saat sakit. Ayah Aoy juga pemilih makanan (picky eater). Maka nenek Aoy mengambil apa pun yang ada di kulkas dan menggoreng semuanya untuk menenangkan anaknya. Resep kwetiau rewel ini dari nenek dilanjutkan ayah Aoy dan Aoy. Kisah humanis serta cinta keluarga turut membungkus narasi kwetiau rewel.

Simak juga tentang ayam tangkap yang diterangkan oleh penulis Bondan. Ayam tangkap harus dipersiapkan secara a la minute. Artinya, begitu dipesan, langsung dipersiapkan dan digoreng. Ayam tangkap disajikan panas-panas, fresh from the wok. Tamu harus menunggu 20-30 menit sampai pesanannya disajikan. Dari sinilah sebenarnya muncul nomenklatur ayam tangkap untuk kuliner istimewa ini. Tamu yang tidak sabar menunggu lama akan bertanya: “Ayamnya masih ditangkap, ya?”

Menyelami ranah kuliner diceritakan pada film Hunger, bagaimana sous chef Tone yang mengajak Aoy naik perahu ke laut serta ke kampung nelayan. Dijelaskan Tone bahwa salah satu kunci nikmatnya hidangan di bawah asuhan Chef Paul dikarenakan kualitas bahan-bahannya. Seperti kesegaran dari bahan-bahannya. Hidangan paling mewah bergantung pada bahan-bahan terbaik yang didapatkan.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd