Ragam Fakta Unik Jelang Final Liga Europa
Arifin
Tinggal hitungan jam menuju final Liga Europa. Ragam fakta unik bertebaran jelang laga yang mempertemukan dua klub asal Inggris yakni Manchester United versus Tottenham Hotspur.
Final sesama klub Inggris bukan kali pertama terjadi. Pada 2021 di Liga Champions mempertemukan Manchester City menghadapi Chelsea, pada 2019 di Liga Champions terdapat Tottenham versus Liverpool, pada 2019 di Liga Europa terdapat Chelsea melawan Arsenal, pada 2008 di Liga Champions antara MU bersaing dengan Chelsea, serta pada 1972 di Piala UEFA terdapat Wolverhampton versus Tottenham. Dari 5 pertemuan antarsesama klub Inggris tersebut dapatkah Anda menerka siapa saja pemenangnya?

Bila Manchester United berhasil memenangkan laga menghadapi Spurs, maka Setan Merah memastikan tak terkalahkan sepanjang Liga Europa musim ini. Rekor tak pernah menyentuh kekalahan di Liga Europa pernah terjadi pada 2018/19 dengan Chelsea, 2020/21 dengan Villareal, serta 2021/22 dengan Eintracht Frankfurt. Tim asuhan Ruben Amorim juga pada musim ini menjadi satu-satunya tim yang tak pernah kalah pada kompetisi antarklub Eropa bila berhasil menuntaskan perlawanan Spurs.
Fakta menarik lainnya yakni dari pelatih Ange Postecoglou yang selalu mengangkat trofi pada musim keduanya memegang klub. Sementara, Casemiro memiliki rekam jejak tak pernah kalah ketika telah sampai di babak final kompetisi antarklub Eropa.
Fakta lainnya terkait kali terakhir Man United bertemu Spurs di final. Hal itu terjadi 16 tahun lalu, di final Piala Liga 2009. MU berhasil meraih gelar juara setelah selama 120 menit di Wembley skornya 0-0. Laga dilanjutkan pada fase adu penalti, dimana United unggul 4-1. Pada final Piala Liga 16 tahun tersebut terdapat Jonny Evans yang turun sebagai starter. Lebih dari 1 dekade kemudian, Evans tetap berada di sisi pemain Setan Merah menghadapi Spurs di final Liga Europa.