Sambut Iduladha Dengan Ragam Pembelajaran Untuk Anak
Arifin
Hari Raya Iduladha tinggal kurang dari satu bulan. Hari-hari menuju Hari Raya Haji adalah lumrah melihat anak-anak yang gemar mengamati hewan kurban. Ya, dari hal yang terlihat sederhana tersebut, dapat menjadi salah satu cara pembelajaran untuk anak.
Maka ayah-bunda dapat membersamai anak ketika melihat hewan kurban. Bahkan sekadar melihat saja dapat menjadi kesempatan anak mengobservasi serta berimajinasi.

Adakah anak Anda tertarik untuk berkurban? Bila ya, maka cobalah cari cara mewujudkannya. Hal itu bisa menggunakan duit raya misalnya. Ajak anak berdiskusi bahwa ada bagian dari duit raya yang digunakan untuk membeli kurban menjelang Iduladha. Sisanya dapat ditambal dengan uang dari orang tua. Hal tersebut memberikan anak keterlibatan, kegembiraan ikut serta dalam membeli hewan kurban.
Anak yang ingin berkurban juga dapat difasilitasi dengan menabung. Rentang waktu yang ada dapat digunakan untuk mempersiapkan uang hingga menuju Hari Raya Haji. Dengan begitu anak belajar menahan diri, mengatur keinginan, serta menabung untuk tujuan tertentu.
Cara pembelajaran bagi anak terkait Iduladha juga dapat dilakukan dengan membacakan buku cerita, menonton tayangan edukatif terkait. Sebut saja dengan Nussa di mana salah satu episodenya menceritakan relasi Rara dengan domba putih yang akan menjadi hewan kurban. Domba putih yang untuk kemudian dipanggil Dompu tersebut menjadi teman baru Rara. Nilai religi, alasan mengapa perlu melakukan kurban, pikiran anak yang sederhana, berhasil dikemas dengan apik pada episode tersebut.
Menyambut Iduladha, orang tua juga dapat memberikan pemahaman dengan tepat tentang ibadah haji, tentang berkurban, serta keutamaan berbagi. Kiranya hari-hari menjelang Hari Raya Haji dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk menyerap rupa-rupa pembelajaran. Ragam pembelajaran dengan berbagai metode, sehingga anak berkesan.