Apakah Perlu Marah?

June 4, 2025
Penjagaan Diri

Arifin

Marah, merupakan hal yang kerap ditemui dalam keseharian. Adakah telah mampu memaknai marah dengan tepat? Marah juga dapat terkait dengan kemampuan mengendalikan diri. Di antaranya apakah perlu marah? Bila perlu marah, selaiknya marah seperti apa?

Apakah perlu marah? Hal tersebut dapat ditempuh dengan mencari tahu duduk perkara secara tepat. Bisa jadi hanya salah paham.

Apakah perlu marah? Hal tersebut juga dapat dilakukan dengan menenangkan diri terlebih dahulu. Sebut saja dengan mengatur napas, membasahi diri dengan air, mengambil jeda, menuliskan kecamuk yang dirasakan, dan sebagainya. Ketika keadaan sedang marah, Anda juga bisa “menyiasati” ketika harus bicara, usahakan dengan nada yang normal yang biasa digunakan.

“Menyiasati” yang juga dapat dilakukan ketika marah yakni mengubah posisi diri. Bila berdiri, jadi duduk, lalu berbaring (urutan jika marah masih meletup-letup).

“Apakah perlu marah” cari tahu pula apa yang menyebabkan Anda marah. Ingatkan diri pada konsep Stoik, untuk mengendalikan apa yang dapat dikendalikan. Tentu yang terutama dapat dikendalikan yakni diri sendiri.

“Apakah perlu marah” juga dapat diupayakan dengan mencoba melihat dari perspektif orang lain. Dengan berpijak pada hal tersebut, bisa jadi Anda menjadi maklum, serta tidak jadi marah. Terdapat pemahaman mengapa orang lain melakukan hal tersebut.

“Apakah perlu marah” juga dapat dilakukan pada menyikapi masalah. Bila terjadi masalah, mari berfokus pada solusi. Masalah memang dapat hadir, baik karena kelalaian ataupun tiba-tiba saja terjadi, maka fokuskan diri untuk mencoba menyelesaikan masalah dengan solusi yang tepat.

Perihal marah, perlu kiranya untuk mengomunikasikan dengan jelas serta efektif dan tidak terus-menerus sibuk dengan kemarahan. Komunikasikan hal-hal yang memicu, memantik kemarahan. Di samping itu, pilah pilih kata serta tindakan, agar tetap proporsional dengan kemarahan yang sedang dialami.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd