Setelah Lampu Padam

June 9, 2025
Puisi

Arifin

Setelah lampu padam, adakah kau terlelap?

Ponsel yang masih memancarkan cahaya

Pikiran yang masih berkelana

             Setelah lampu padam, ponselmu masih menyala

             Serial favoritmu

             Bisa kali 1 episode lagi

             Waktu pun tergulung hingga jauh

Setelah lampu padam, malah ide, narasi meletup-letup di kepalamu

Terlampau larut kau membuat kopi

            Setelah lampu padam, atapmu bintang-bintang

            Seperti permadani di angkasa

            Menerbangkan imajinasi dengan kayuhan sepeda

Setelah lampu padam, bukan karena dipadamkan, tapi biarpet

Kau cari lilin dan kemudian memainkan permainan bayangan bersama

Saling bercerita

Saling kartukar imajinasi

Kita merangkul keadaan, menyiasatinya dengan tawa dan kisah-kisah dari kepala

            Setelah lampu padam di sini

            Di sana menyala senyala-nyalanya

            Kota ini tak kunjung tidur

            Kota ini tak kunjung padam

            Senantiasa berputar

            Senantiasa bertukar

            Siapa giliran bekerja

            Siapa giliran memejamkan mata

            Tempat-tempat yang hidup, kala di tempat lain lampu telah reda cahayanya

Sebelum lampu padam, rupa-rupa persiapan dilakukan

Journaling, membaca buku, menenangkan diri

Dengan asa, lampu yang padam, tak lama tidur pun tiba

            Setelah lampu padam, telah tepatkah kata yang kau tanam & siram ke pikiran & jiwa sebelum-sebelumnya?

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd