Para Ilmuwan Dalam Sejumlah Kisah Fiksi
Arifin
Alat-alat canggih serta tepat guna yang digunakan para protagonis, terdapat peran ilmuwan yang berada di belakang layar. Hal tersebut dapat ditemui pada Q, Lucius Fox, Profesor Agasa.
Peran agen 007 James Bond dapat terbantu serta lebih optimal berkat kerja-kerja dari Q. Arloji multifungsi, mobil yang dapat menjadi senjata, merupakan sekelumit hasil kerja dari Q.

Sementara itu Lucius Fox berperan pada sejumlah kendaraan tempur yang digunakan Batman, hingga jayalah sang manusia kelelawar di darat, laut, dan udara. Urusan kostum, kecanggihan pun tertera pada kelenturan dan kekuatan kostum Batman. Perangkat canggih pun dioperasikan oleh Lucius Fox, di antaranya untuk melacak keberadaan Joker.
Sementara itu, Profesor Agasa berperan pada jam tangan canggih, sepatu yang memiliki kekuatan menambah tenaga tendangan, serta ikat pinggang multifungsi. Penemuan lain Agasa yakni pada kacamata, skateboard, ataupun lencana yang memancarkan posisi.
Dari Q, Lucius Fox, Profesor Agasa, nampaklah bahwa kerja kepahlawanan dilakukan bersama. Ada orang-orang yang turut men-support para jagoan hingga dapat mengatasi tantangan dengan penemuan-penemuan canggih, berguna.
Dari Q, Lucius Fox, Profesor Agasa juga bisa menjadi momentum penghormatan terhadap ilmuwan, penemuan, eksplorasi sains.
Sementara itu, bagi generasi 90-an amat mungkin melekat ingatan pada film seri MacGyver yang dibintangi Richard Dean Anderson. Berbagai retasan hidup (life hack) dilakukan MacGyver, mulai dari yang sederhana hingga yang rumit. MacGyver juga identik dengan pisau Tentara Swiss (Swiss Army knife), alat yang selalu dibawanya ke mana-mana, serta membantunya dalam berbagai retasan hidup.
Retasan hidup yang dilakukan MacGyver menerapkan sejumlah ilmu pengetahuan alam, serta dijelaskan secara sederhana.