Membangun Kota Dari Ingatan

June 13, 2025
Puisi

Arifin

Dia membangun kota dari ingatannya

Hal-hal yang pernah disentuhnya

Ia membubuhkan pula serbuk imajinasi tentang ekosistem hidup

Kota yang nyaman, lagi setara

             Ingatan dapat merekonstruksi

             Hal-hal yang dibaca

             Racikan dari pengembara, penjelajah ruang hidup

             Menyandingkan, membandingkan: dulu, kini, & nanti

Di kepalanya, hidup tentang ruang ketiga, mereka yang bertemu, mereka yang berinteraksi

Kota yang menyambut, bukan menyudutkan

Kota yang memeluk, bukan mengutuk

Kota yang tertawa, bukan menggurat kecewa

            Kota yang menghargai waktu manusia-manusianya

            Waktu soliter, waktu bersama, waktu dalam perjalanan

Kota yang menyambut para pembaca

Di perpustakaan, di taman, di transportasi publik, di rumah-rumah

             Kota yang nyaman dijelajahi dengan jalan kaki & bersepeda

             Saat rehat, dirimu dapat menepi, di kedai kata-kata, mereka yang bercengkerama

Kota yang memekarkan kemanusiaan

Kota yang nyaman untuk diingat

& semoga tak hanya dalam ingatan para pemimpi

Tapi ingatan-ingatan nyata & berkata

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd