Alih Wahana Gim Anak Yang Memantik Nostalgia
Arifin
Adakah Anda telah menonton The Super Mario Bros. Movie? Menyaksikan film yang disutradarai Aaron Horvath, Michael Jelenic tersebut membawa kembali nuansa nostalgia bagi mereka yang pernah memainkan gim ‘Super Mario Bros’.
Dengan pendekatan itu saja, maka terdapat potensi film tersebut ditonton oleh anak-anak generasi kini, serta mereka dari generasi yang lebih senior yang pernah memainkan gimnya. Bagaimana dengan filmnya, adakah memenuhi harapan para pemain gimnya?

Gim yang beralih wahana menjadi film perlu dilihat sesuai konteksnya. Tentu ada proses adaptasi, serta kebutuhan cerita untuk film. Menurut hemat saya, versi filmnya memantik sejumlah kenangan bagi pemain gimnya. Awal mula film, musik khas gim diperdengarkan beserta visual ala gim di mana Mario dan Luigi menyundul kotak bersimbol tanda tanya untuk mendapatkan koin. Visual serta musik latar di bagian awal telah membawa pada nuansa nostalgia.
Bagian yang memantik nostalgia bermain gimnya juga dapat ditemui saat Mario diberikan syarat agar dapat ikut misi bersama Princess Peach. Mario perlu melewati simulasi tantangan yang berisi tanaman pemakan, roket, duri, bata, serta sejumlah gerakan bak parkour yang perlu dilakukan. Mario perlu memakan jamur, agar tubuhnya menjadi lebih besar dan lebih kuat. Bagian simulasi tantangan tersebut memantik ingatan, diperlukan kecekatan untuk menghadapi ragam ancaman kala memainkan gimnya.
Sementara itu, pada Selasa (3/6/2025) telah dirilis trailer perdana ‘Upin & Ipin: The Universe’. Dari trailer-nya, dapat dilihat banyak cuplikan seru Upin & Ipin dalam menjelajah Kampung Durian Runtuh dan terdapat banyak mini game, mulai dari masak-masakan, balapan RC, naik sepeda, sampai memancing.
Untuk tanggal pasti rilis gimnya belum diumumkan. Ada pun gim ‘Upin & Ipin: The Universe’ nantinya akan hadir di PC (Steam & Epic Games Store), PS4, PS5, dan Nintendo Switch.
Dari gim ‘Upin & Ipin: The Universe’ menurut hemat saya dapat menjadi magnet yang menarik pemain lintas generasi. Terdapat sejumlah permainan tradisional yang memantik nostalgia dalam mini game seperti gasing, mengejar ayam.
Universe Kampung Durian Runtuh dengan mesra alam, peduli fauna, juga bisa menghadirkan kesadaran perlunya ekosistem yang baik. Di samping itu memberikan perspektif bagaimana keseharian kehidupan di kampung. Keseharian di kampung seperti bersepeda, serta Upin dan Ipin yang turut membantu Opah serta Kak Ros dalam memasak.
Pada gim tersebut, kita semua sebelumnya telah mengenal karakter, kehidupan di Kampung Durian Runtuh melalui serial animasinya.