Salah Tak Mengapa
Arifin
Pembelajaran dapat hadir dalam berbagai bentuk. Di antaranya dari berbuat kesalahan serta kecewa. Resiliensi anak dapat diasah dari kesalahan yang dibuatnya serta rasa kecewa yang dialaminya.
Di samping itu, orang tua juga perlu menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak. Adakah anak menjadi tidak nyaman dengan kesalahan, dikarenakan andil dari orang tua? Anak yang terhitung baru di dunia ini, amat mungkin melakukan ragam “kesalahan”, baik karena ketidaktahuannya, ingin mengeksplorasi, ataupun memang masih belum terampil melakukan sesuatu.

Reaksi dari orang tua terhadap anak, berperan penting bagi anak dalam menyikapi kesalahan serta rasa kecewa. Telah tepatkah reaksi dari ayah-bunda? Ayah-bunda dapat mempertimbangkan bila ada di posisi anak, apa yang sedang dipikirkan, dirasakan, dan dibutuhkan?
Apa yang dipandang orang tua sebagai “kesalahan” juga sesungguhnya belum tentu. Dikarenakan anak memiliki cara pandang yang berbeda, serta sebenarnya hanya ingin mengeksplorasi. Maka sebelum melabeli itu sebagai kesalahan anak, cari tahu mengenai apa yang dipikirkan, dirasakan anak.
Reaksi dari orang tua yang kurang tepat dapat meruntuhkan kepercayaan diri anak. Misalnya, ketika anak menjawab salah soal matematika, maka reaksi orang tua janganlah berlebihan dalam menyikapinya hingga melukai harga diri anak.
Sejumlah permainan dapat menjadi cara agar anak menyikapi salah secara proporsional. Di samping itu kesalahan tidak menghentikan anak untuk mencoba dan mencoba lagi. Permainan itu seperti puzzle, lego, kubus rubik. Memainkan permainan tersebut memungkinkan terjadinya kesalahan dan kesalahan, serta mencoba dan mencoba lagi.
Yang tak kalah pentingnya yakni bagaimana menyikapi kesalahan. Seperti meminta maaf serta mengakui kesalahan. Dalam hal ini orang tua dapat menjadi teladan serta melakukannya dalam keseharian.
Dari kesalahan dapat menjadi medium pembelajaran, seperti mengelola emosi, serta mengupayakan agar tidak terjadi lagi. Kesalahan merupakan sesuatu yang melekat sepanjang hidup manusia, dari situ kita dan anak dapat belajar.