Jaga Gula Darah Dengan Menghindari Kebiasaan Tertentu Di Malam Hari
Arifin
Bersantai di malam hari lalu makan dalam porsi besar sebelum tidur menjadi kebiasaan yang sebaiknya dihentikan, hal ini bertujuan untuk mengontrol gula darah dalam tubuh.

Menjelang waktu tidur, tubuh memproduksi lebih sedikit insulin atau tubuh menangani glukosa kurang maksimal dibandingkan pada pagi hari.
Mengontrol gula darah, disarankan agar menghindari beberapa kebiasaan berikut:
Mengonsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi
Makanan berat atau camilan tinggi karbohidrat beberapa jam sebelum tidur akan sulit diproses oleh tubuh sehingga menyebabkan lonjakan gula darah. Karbohidrat olahan, seperti roti putih, pasta, kue kering, camilan manis, dan minuman manis paling bermasalah setelah pukul 5 sore karena dicerna dengan cepat, menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat sehingga tubuh kurang mampu mengelolanya di malam hari.
Kurang tidur
Tidur memainkan peran penting dalam pengaturan gula darah, penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur bisa mengganggu toleransi glukosa dan sensitivitas insulin.
Kurang tidur yang berkualitas bisa membuat tubuh memproduksi lebih banyak hormon stres seperti kortisol yang meningkatkan kadar gula darah, meningkatkan hormon lapar sehingga menginginkan makanan tinggi karbohidrat keesokan harinya.
Kurang terhidrasi
Gagal menjaga hidrasi pada malam hari menyebabkan kadar gula darah lebih tinggi, dehidrasi juga bisa mengganggu sensitivitas insulin dan menyebabkan kadar gula darah menjadi lebih tinggi.
Terlalu banyak duduk sepanjang malam
Kurang bergerak pada malam hari dapat mengganggu kemampuan tubuh mengatur gula darah sepanjang malam.
Berjalan kaki sebentar, bahkan 5 hingga 10 menit, dalam waktu 60 hingga 90 menit setelah makan atau camilan bisa secara signifikan meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah.
Sumber: Eating Well, Antara