Bosan Yang Sesungguhnya Diperlukan Anak

July 9, 2025
Famili

Arifin

Masa liburan anak, kata ‘bosan’ bisa jadi wira-wiri hadir. Bosan merupakan perasaan yang alamiah. Validasi perasaan anak tersebut. Meski begitu, orang tua tidak perlu serta merta kelimpungan untuk mengatasi rasa bosan anak. Telaah perlukah orang tua melakukan sesuatu atau nantinya anak juga akan menemukan keseruan baru, serta mengatasi rasa bosan itu dengan caranya sendiri.

Orang tua yang terlampau khawatir dengan rasa bosan anak, bisa saja jadinya membiarkan anak terstimulasi dengan gadget dalam waktu panjang. Hal tersebut bisa-bisa menghadirkan masalah anak yang adiksi dengan gawai.

Padahal bosan sesungguhnya diperlukan anak. Anak perlu tahu rasa bosan itu nyata adanya, mengalaminya, serta mengatasinya dengan cara yang tepat. Hal tersebut juga terkait dengan kreativitas serta resiliensi anak. Bosan itu memberi kesempatan pada imajinasi, eksplorasi, dan penyelesaian masalah.

Bosan yang dialami anak, membuat anak “menyelesaikan masalah” bosan itu dengan imajinasi dan eksplorasinya. Barang-barang keseharian yang ada di rumah, dalam imajinasi anak dapat menjadi petualangan cerita. Anak pun akan mencoba mengeksplorasi apa saja yang dalam jangkauan panca indranya.

Saat anak bosan, ketika itulah otak anak mencari kemungkinan. Berikan kesempatan anak untuk berimajinasi, mengeksplorasi, tanpa terlalu banyak interupsi dari orang tuanya.

Saat anak bosan, itu juga kesempatan untuk mendengarkan suara dari dirinya sendiri. Pengetahuannya, ingatannya, dapat digunakan anak untuk berimajinasi membuat cerita, membuat permainan.

Saat anak bosan, orang tua juga dapat mendampingi. Mungkin memberi usul akan kegiatan yang ingin dilakukan bersama, seperti menggambar, membaca buku, bermain bola, bermain peran, dan sebagainya.

Saat anak bosan, juga dapat menjadi kesempatan bagi mereka untuk bertanya, mencoba, ataupun mencipta. Anak yang mengatasi rasa bosannya akan merasa nyaman dengan dirinya. Anak yang mengatasi rasa bosannya sendiri, akan mengalami langsung utuhnya rasa bosan, serta memiliki rekam jejak pernah lho melakukan tindakan tertentu untuk memupus kebosanan.

Anak yang bosan, mungkin saatnya mengeksplorasi daerah sekitar ataupun tempat yang mesra alam dengan adanya flora dan fauna. Dari alam anak dapat mengamati, berimajinasi, bereksplorasi, serta mengasah rasa ingin tahunya.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd