Biarkan Anak Menyelesaikan Masalahnya Sendiri
Arifin
Sebagai orang tua, salah satu tantangan yang dihadapi yakni keinginan untuk buru-buru membantu ketika anak menghadapi masalah. Namun, sesungguhnya ayah-bunda bisa lho untuk tidak selalu membantu anak saat mereka kesusahan.

Bukan karena ayah-bunda tidak peduli. Namun ketika menghadapi masalah, sesungguhnya merupakan kesempatan bagi anak untuk melatih rasa percaya dirinya.
Saat anak menghadapi tantangan (yang masih aman), serta orang tua tidak langsung turun tangan membantu, di situlah anak belajar mengenali emosinya, mengatur stresnya, serta mencari solusi dari dirinya sendiri.
Tantangan yang ada dapat menjadi pergolakan emosi pada anak. Anak pun bisa kesal bila tak kunjung mampu mengatasi tantangan tersebut. Hal semacam itu perlu juga dirasakan langsung oleh anak. Orang tua untuk kemudian dapat memberikan saran mengenai cara mengelola emosi, serta mengatur stres.
Anak melatih rasa percaya dirinya, karena ia mencari solusi dari dirinya sendiri. Cobalah percaya dengan kemampuan anak mencari solusi. Mungkin caranya tidak ringkas seperti yang seharusnya. Terkadang dibutuhkan waktu, karena anak melakukan trial and error. Ambil napas dan bersabarlah wahai orang tua. Tidak perlu terburu-buru mengulurkan bantuan. Ingatlah bahwa anak relatif baru di dunia ini, serta memiliki keinginan mengeksplorasi berbagai cara.
Melatih rasa percaya diri anak, dikarenakan anak diberikan kesempatan untuk mencoba sendiri. Orang tua dapat menemani tanpa mengambil alih.
Saat anak menghadapi konflik dengan temannya (yang masih aman), orang tua pun dapat memantaunya terlebih dahulu. Berikan kepercayaan bahwa anak pun dapat melakukan resolusi konflik, serta menyelesaikan konflik dengan caranya sendiri.
Orang tua pun dapat melakukan penugasan pada anak. Misalnya ketika membuat kue, anak ditugaskan untuk mengaduk bahan yang ada. Penugasan pada anak dapat memupuk percaya diri mereka. Mereka merasa ikut berperan, berkontribusi, dibutuhkan. Tak mengherankan, bila di kesempatan lain, anak pun akan bertanya, ‘bisa membantu apa’ kepada orang tuanya.