Kata-Kata Yang Memberdayakan
Arifin
Kata-kata adalah doa. Pun apa yang dikatakan orang tua kepada anak bisa membentuk konsep diri. Maka hendaknya orang tua menimbang apa yang ingin dikatakan kepada anaknya.

Seperti misalnya kata ‘susah’, ‘sulit’, ketika menghadapi tantangan, masalah. Hal tersebut dapat membuat otak anak menjadi shutdown untuk mencari solusi, serta seakan tidak ada jalan lagi. Orang tua dapat mengganti diksi, misalnya ‘tantangan’, sehingga dengan itu anak terpantik untuk mencari solusi, menaklukkan tantangan yang ada.
Orang tua dapat memilih kata-kata yang memberdayakan. Kata-kata yang mengembangkan kehendak. Di samping kata-kata, orang tua yang membersamai juga menjadi daya luar biasa bagi anak. Anak merasakan tidak sendirian.
Terdapat sejumlah tips dalam memilih kata-kata yang memberdayakan, yakni memilih kata-kata yang sesuai dengan usia dan pemahaman anak. Terbiasa membersamai anak memungkinkan orang tua untuk dapat memilih ragam cara untuk menyuarakan kata-kata yang memberdayakan. Dapat melalui cerita, bisa dengan contoh dari sosok yang dikenal ataupun dalam film, dan ragam cara lainnya.
Orang tua juga dapat fokus pada usaha dan proses yang dilakukan anak. Apresiasi usaha anak untuk mencoba dan mencoba lagi.