Melibatkan Anak Dalam Kegiatan Keseharian

July 22, 2025
Famili

Arifin

Anak hendaknya tidak tumbuh dalam keadaan yang terpisah dari kehidupan nyata. Maka libatkanlah anak dalam keseharian. Dengan begitu anak terhubung dengan kehidupan yang sesungguhnya.

Melibatkan anak dalam keseharian juga dapat melatih kemandirian, keberanian, serta kebisaan anak. Anak juga bisa lebih percaya diri dalam melakukan sesuatu ataupun mencoba hal yang baru.

Panduan ketika melibatkan anak dalam keseharian yakni selama tidak mengganggu atau menyakiti mereka, maka lakukanlah. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan sehari-hari, anak bisa belajar melalui eksplorasi. Misalnya mencari barang dan memasukkan ke keranjang belanja, buah hati belajar koordinasi tangan dan mata, diferensiasi visual, dan lain sebagainya.

Contoh lainnya yakni menuang air ke gelas, anak belajar mengenal batasan dari ukuran wadah dan air yang diisinya. Anak juga bisa belajar membuang sampah, seperti dari aktivitasnya menggunting kertas ataupun sampah yang ada di rumah. Kebersihan rumah juga dapat turut dibantu oleh anak, seperti menyapu.

Contoh kegiatan lainnya yakni memasak atau berkebun. Kegiatan tersebut dapat mengembangkan keterampilan motorik dan kognitif. Memasak atau berkebun melibatkan motorik halus dan kasar, serta koordinasi mata-tangan.

Saat melibatkan anak dalam kegiatan keseharian, berilah petunjuk yang jelas dan konkret. Anak akan merasa itu sebagai misi yang menantang untuk ditaklukkan. Tentunya dengan cara, rambu-rambu yang telah terang diberi tahu. Orang tua juga dapat memberikan contoh melalui tindakan, sehingga anak dapat meniru apa yang dilakukan tersebut.

Ketika melibatkan anak dalam kegiatan keseharian, apresiasi usaha anak. Tidak perlu terlalu fokus pada kesempurnaan, karena toh anak pun baru belajar melakukannya. Di samping itu jadikanlah kegiatan tersebut menyenangkan. Berikan nuansa positif serta tidak menjadi paksaan yang memberatkan anak.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd