Memberikan Kesempatan Anak Mencoba

July 28, 2025
Famili

Arifin

Adakah ayah-bunda telah memberikan kesempatan anak untuk mencoba pelbagai hal? Ataukah cenderung menyiapkan anak rupa-rupa dan melarang anak mencoba ini-itu. Biarkanlah anak melakukan sesuatu sendiri, selama itu aman. Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap kepercayaan dirinya serta kemampuannya.

Mencoba melakukan sendiri, anak butuh waktu, serta berikan ruang untuk salah. Ketika anak menumpahkan air, makan tercecer, salah mengancing baju – memang butuh waktu, serta berikan ruang untuk salah. Dari situ anak dapat belajar, serta perlu kiranya orang tua untuk tidak “tergoda” mengambil alih terlalu cepat.

Hal-hal yang terlihat sederhana tersebut, juga seperti mencuci tangan, melipat baju, dapat menumbuhkan kepercayaan diri anak bahwasnya “aku bisa”.

Memberikan kesempatan anak mencoba, maka anak dapat mengoptimalkan inderanya. Anak yang mencari tahu dengan sentuhan, bau, suara, rasa. Bagaimana pemahaman dirasakan lewat kulit, lidah, telinga, mata.

Memberikan kesempatan anak untuk mencoba juga dapat dikaitkan dengan benda-benda nyata yang ada. Mencoba membaca, berhitung, dengan hal-hal yang ditemui anak dalam kesehariannya. Pancing rasa ingin tahunya, libatkan dalam permainan, berikan kesempatan anak untuk membaca dan berhitung dari apa yang ditemuinya.

Memberikan kesempatan anak untuk mencoba, berarti tidak sebentar-sebentar menyela. Biarkan mereka dengan imajinasinya, pertanyaannya, percobaan-percobaan yang dilakukannya, eksplorasinya.

Memberikan kesempatan kepada anak juga mentransfer kepercayaan. Bersiaplah bahwa anak ternyata lebih mampu dari yang kita kira.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd