Mengingatkan Anak Secara Tidak Langsung
Arifin
Mengingatkan anak dapat ditempuh dengan berbagai cara. Tak melulu harus langsung. Orang tua bisa mengupayakannya melalui cerita. Misalnya dengan mainan-mainan yang dimiliki oleh anak, buatlah permainan peran dari situ. Anak dapat memahami serta tidak merasa dikritik secara langsung.
Cerita yang dibuat dapat disesuaikan dengan tantangan yang sedang dihadapi oleh anak. Memasukkan unsur-unsur yang sama-sama diketahui oleh orang tua dan anak juga dapat menjadi perhatian.

Buku juga dapat menjadi cara untuk mengingatkan anak secara tidak langsung. Carilah buku sesuai keperluan anak. Buku yang enak dibaca serta mampu “membungkus” pesan dengan baik.
Tontonan anak juga dapat menjadi tuntunan. Tayangan low-stimulating disarankan.
Langkah yang juga dapat dilakukan orang tua yakni memberikan pertanyaan yang memancing pemikiran. Ajukan pertanyaan yang bisa membuat anak berpikir tentang tindakannya. Contohnya, “Apa yang bisa kamu lakukan agar lain kali tidak terlambat?” atau “Apa yang bisa kamu lakukan untuk membantu temanmu?”.
Orang tua juga dapat menceritakan pengalaman pribadinya ketika menjadi anak dahulu. Hal semacam itu memancing diskusi, serta pemahaman bahwa orang tua pun pernah merasakan rasanya menjadi anak.