Mengemas Sejarah Dengan Cara Menyenangkan 

November 1, 2022
Uncategorized

Arifin

Semalam di beranda YouTube saya bercokol “Serial Musikal PAYUNG FANTASI Episode 1: Buaya Keroncong dari Kwitang”. Rupanya Indonesia Kaya bersama Garin Nugroho dan BOOW Live mempersembahkan Serial Musikal Payung Fantasi, terinspirasi dari kisah hidup Ismail Marzuki dan kejadian bersejarah pada masa itu.

Dikisahkan alunan lagu Payung Fantasi membawa sebuah memori perjalanan hidup Ismail Marzuki dari masa kecil hingga remaja. Mendapat pengaruh dan dukungan ayahnya, Babe Marzuki, Ismail muda mulai mengenal musik dari gramofon, hingga akhirnya mencintai musik keroncong. Kemudian, waktu mempertemukannya dengan Hugo Dumas yang membawanya bertemu kelompok orkes legendaris, Orkes Lief Java.

Seiring dengan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), nama Ismail Marzuki wira-wiri di benak saya. Di TIM sendiri kini terdapat patung Ismail Marzuki yang digambarkan sedang membawa biola.

Ada banyak jalur dan cara untuk memperkenalkan sejarah. Mengemas sejarah dapat dilakukan dengan cara menyenangkan serta tidak kaku. Menurut hemat saya, seperti serial musikal yang berlatar kisah hidup musikus Ismail Marzuki merupakan di antaranya. Rampung menonton dua episodenya, saya mendapatkan pengayaan mengenai sosok pencipta lagu Juwita Malam ini. Mulai dari kisah kecilnya yang didukung orang tua untuk mencintai musik, perjuangan yang ditempuhnya lewat nada dan kata, kisah romansanya, dan sebagainya.

Tentu rasa ingin tahu dapat dilanjutkan dengan katakanlah studi pustaka. Dikarenakan menonton serial musikal memberikan sejumlah istilah serta latar zaman ketika itu.

Storytelling memang merupakan cara yang berlaku universal serta everlasting. Dimana jalur itu dapat ditempuh melalui pertunjukan musikal, film, teater, mendongeng, dan sebagainya. Anda pun sesungguhnya bisa melakukannya untuk mengenalkan sejarah kepada anak ataupun mereka yang lebih muda secara usia. Di antaranya dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah. Sejumlah tur baik mengenai tempat serta tokoh tertentu telah diadakan oleh sejumlah pihak yang peduli sejarah. Dengan begitu sejarah tak sekadar deretan angka, tahun, serta sosok; melainkan ada cerita serta makna pada angka-tahun-serta sosok tersebut.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd