Kala Anak Batuk & Pilek, Apa Yang Bisa Dilakukan?
Arifin
Batuk dan pilek merupakan situasi yang kerap dialami oleh anak. Apa saja yang dapat dilakukan orang tua kala anak mengalami kondisi batuk dan pilek?
Mencukupi kebutuhan cairan dapat membantu mempercepat penyembuhan batuk dan pilek pada anak. Dengan minum air yang cukup, saluran napas menjadi tidak kering dan lendir menjadi encer sehingga mudah untuk dikeluarkan.
Untuk batuk dan pilek dengan gejala ringan biasanya cukup dengan terapi pengobatan yang bersifat meredakan gejala dan suportif saja. Orang tua dapat mengupayakan anak mendapatkan istirahat penuh di rumah saat mengalami batuk dan pilek agar tubuhnya dapat melawan virus maupun zat berbahaya lainnya dengan baik.
Tidur cukup dapat meningkatkan daya tahan tubuh guna melawan mikroorganisme, terutama virus dan bakteri. Tidur juga mempercepat pemulihan dan perbaikan sel-sel tubuh yang rusak.
Ayah-bunda dapat mengupayakan membantu anak agar posisi tidurnya nyaman, bisa dengan memberi bantal ekstra di bagian kepala anak agar saluran udara menjadi lebih terbuka sehingga lendir dapat berkurang.
Lalu hindari posisi tidur telentang karena akan membuat lendir menumpuk di tenggorokan dan mengganggu pernapasan anak. Atur pula suhu ruangan agar tidak terlalu dingin, namun juga jangan terlalu pengap untuk memudahkan ananda bernapas.
Humidifier atau alat pelembab udara yang bekerja dengan cara menyemprotkan uap air ke udara bisa digunakan, karena bisa mencegah saluran udara menjadi kering.
Untuk asupan, bagi anak yang mengalami batuk dan pilek, dapat diberikan madu. Madu memiliki kandungan antibakteri sehingga mampu melawan infeksi penyebab batuk. Lalu sebaiknya beri anak makanan dan minuman hangat serta berkuah agar dapat membantu melegakan gejala yang timbul.
Tip selanjutnya yaitu mandi dengan air hangat. Selain menjaga kebersihan, mandi dapat membuat tubuh anak lebih nyaman sehingga tidurnya lebih lelap.
Baiknya tidak langsung memberikan obat antibiotik kepada anak yang mengalami batuk dan pilek tanpa petunjuk dokter. Pemakaian antibiotik tanpa resep malahan berisiko menyebabkan resistensi bakteri pada tubuh anak terhadap antibiotik tersebut.
Tip lainnya yakni segera membawa ananda ke dokter spesialis anak jika kondisi batuk pileknya tidak kunjung membaik atau menunjukkan gejala yang semakin berat setelah satu hingga dua minggu.
Sumber: Antara