Cerita Titik-Titik Hujan
Arifin
Hujan membuyarkan segala
Cucian yang perlu terik matahari
Orang-orang yang berkumpul di ruang terbuka
Lalu titik-titik hujan itu bercerita
Untuk mereka yang menepi
Tentang inspirasi yang mereka tebarkan jalanya, kepada penulis puisi, lagu, cerpen, novel, film
Hujan punya sekeping tempat istimewa bagi mereka
Bau aroma tanah
Bunyinya dengan frekuensi menimang-nimang
Ada “senyawa” yang melejitkan atmosfer kreasi
Ada doa kala hujan turun
Ulang-alik pikiran berkelana ke masa lalu-kini-mendatang
Atau cemas bertanya, ‘Kapan hujan berhenti?’, ‘Banjir enggak ya?’
Hujan menyelimuti kota
Trending topic
Derasnya, hadir pada layar-layar ponselmu
Makanan, minuman mengepul yang kau idam-idamkan
Lagu masa kecil, mandi hujan, yang kau kenang-kenangkan
Atau tidur yang lelap, lebih lelap, tetap lelap
Ada ingin bersama hujan