Waspadai Makanan Manis Yang Dikonsumsi Anak
Arifin
Hampir semua anak menyukai makanan manis, seperti permen, es krim, donat, cokelat. Namun, tentu saja segala yang berlebihan dapat menimbulkan akibat tidak baik.
Ketahui pula anak dapat mengonsumsi gula tersembunyi yang menyebabkan mereka menyantap gula secara berlebihan. Hal ini dapat dijumpai pada makanan ringan, minuman, bahkan jus untuk anak yang dijual di pasaran.
Untuk anak-anak berusia 2–18 tahun dianjurkan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 25 gram gula atau tidak lebih dari 6 sendok teh gula per harinya. Jika ditakar untuk seminggu, batas asupan gula untuk anak yaitu tidak lebih dari 8 ons atau sekitar 240 ml minuman manis.
Sedangkan untuk anak-anak di bawah 2 tahun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi gula tambahan sama sekali.
Lalu apa saja yang dapat terjadi jika anak mengonsumsi gula secara berlebihan? Hal itu dapat menyebabkan obesitas dan berat badan berlebihan; kerusakan gigi, meningkatkan risiko ananda mengalami penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, dan hipertensi, bahkan sejak usia belia.
Sejumlah tips yang dapat dilakukan untuk mencegah anak mengonsumsi gula secara berlebihan, di antaranya dengan memberikan mereka buah-buahan yang memiliki rasa manis alami.
Ayah-bunda pun dapat lebih teliti ketika melihat makanan-minuman kemasan yang akan dikonsumsi anak. Panduannya yakni menyesuaikan dengan batas asupan gula yang aman untuk anak.
Orang tua juga dapat membuat camilan manis yang lebih sehat di rumah. Dengan begini, bisa mengontrol seberapa banyak gula yang ada di dalam makanan tersebut, serta menambahkan kandungan nutrisi bermanfaat ke dalamnya.
Tak lupa pemahaman tentang bahaya makanan manis berlebih ini juga ikut dikabarkan kepada orang-orang terdekat. Dengan begitu ananda berada dalam jaring pengaman pemahaman yang sama, agar mengonsumsi sesuai dengan batas asupan gula yang aman untuk anak.
Sumber: Hello Sehat, Alodokter