Cara Agar Tubuh Tetap Terhidrasi Selama Berenang 

July 7, 2023
Uncategorized

Arifin

Ketahuilah orang-orang tetap membutuhkan hidrasi selama melakoni kegiatan berenang. Kehilangan cairan melalui keringat selama berenang membutuhkan penggantiannya melalui minum.

Tetap terhidrasi secara baik selama sesi berenang bisa mengurangi risiko kram serta menghindari hipotensi ortostatik atau tekanan darah yang rendah saat berdiri setelah duduk atau berbaring, setelah berenang.

Walau hipotensi dapat disebabkan oleh banyak faktor, beberapa alasannya terkait dengan dehidrasi. Untuk kasus berenang, hipotensi dapat terjadi kala seseorang bergerak dari possi horizontal ke posisi vertikal yaitu saat berhenti dan berdiri.

Adapun tanda-tanda seseorang kesulitan hidrasi selama dan setelah latihan berenang mungkin termasuk kelelahan, pusing, sulit fokus, mual, sakit kepala. Bila seseorang tidak yakin mengenai kecukupan minum saat berenang, cobalah melihat warna urine setelah berenang. Urine berwarna kuning gelap mungkin menjadi tanda tubuh mengalami dehidrasi.

Agar terhidrasi secara tepat, lakukan meminum air sebelum, selama, dan setelah berenang. Tips lainnya seseorang dapat meminum segelas air setidaknya 20 menit sebelum berenang dan menyimpan sebotol air di ujung kolam. Menambahkan bubuk atau tablet elektrolit ke dalam botol juga bisa dilakukan untuk memastikan tubuh terhidrasi sepenuhnya.

Setelahnya, minumlah lagi setidaknya setiap 10 menit. Lalu, 10-20 menit setelah berolahraga minumlah segelas lagi.

Seseorang juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi guna mempelajari lebih lanjut tentang kebutuhan hidrasi spesifik tubuh mereka, terutama jika berencana untuk meningkatkan atau menurunkan intensitas olahraga renang atau aktivitas lainnya secara drastis.

Sumber: Livestrong, Mayo Clinic, Antara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd