Keterampilan Yang Dapat Dikembalikan Dengan Latihan Singkat 

July 14, 2023
Uncategorized

Arifin

Pada bulan Ramadan lalu teramat mungkin intensitas terhadap bacaan Al-Qur’an begitu meningkat. Baik tadarus, membacanya pada salat – baik yang wajib maupun yang sunah. Teramat mungkin ada bagian dari hafalan surah yang terlupa.

Setujukah Anda dengan pendapat hafalan Al-Qur’an sama dengan sifat keterampilan lain: mudah dikembalikan dengan latihan singkat? Teramat mungkin itu pula yang Anda lakukan di Ramadan lalu, mengecek hafalan surah yang terlupa di mushaf.

Mengecek bacaannya, tajwidnya, untuk kemudian “melatihnya” pada salat ataupun melakukan metode muraja’ah (suatu cara yang dipergunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara mengulang kembali hafalan yang sudah pernah dihafalkan untuk menjaga dari lupa dan salah).

Dengan “latihan singkat” tersebut, hafalan surah berhasil dipulihkan dan diingat kembali. Hal semacam itu yakni ‘suatu keterampilan: mudah dikembalikan dengan latihan singkat’, dapat terjadi di lini lain. Misalnya di olahraga.

Beberapa tahun lalu saya pernah mengikuti seminar yang diisi oleh para olahragawan berprestasi. Narasumber tersebut mengatakan bahwa teknik olahragawan akan tetap melekat pada dirinya, yang paling terlihat perbedaannya adalah fisik yang tidak seprima ketika menjadi atlet.

Maka tak mengherankan jika pada partai amal, partai persahabatan, di cabang sepak bola, para pemain yang telah pensiun ketika bermain di atas lapangan hijau, terlihat memeragakan berbagai teknik yang identik dengan dirinya ketika masih aktif sebagai atlet. Pada diri manusia terdapat muscle memory, yang dapat diingatkan, dikembalikan kembali, dengan menempuh latihan singkat. Hal tersebut jika dipikir-pikir juga berlaku pada keterampilan lainnya, misalnya berkendara, naik sepeda, berenang, dan lain sebagainya. Adakah Anda tertarik untuk mengembalikan keterampilan yang dulu pernah begitu ditekuni?

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd