Merayakan Hujan
Arifin
Dari atas ketinggian aku melihat kotamu
Rel, serta kereta yang membawa penumpang
Semrawut macet di persimpangan-persimpangan itu
Aku membawa payung
Seperti julukan kotamu, ‘Kota Hujan’
Sedari pagi aku telah berjalan
Memberi makan rusa, di antara pagar Istana
Atau mencari tahu tentang kujang
Kujang & kijang
Aku pun teringat tanyamu, ‘Apa beda kijang & rusa?’
Ya, banyak tanya yang kau ajukan tentang perihal hal
Mengapa begini, mengapa begitu
Si anak sosial
Si anak sains
Si anak bahasa
Semuanya kau rangkum dalam pertanyaan-pertanyaan yang memburu
Tak perlu ku gunakan Google atau AI untuk menjawabnya
Kau tak butuh jawaban presisi, akurat
Kita hanya merayakan percakapan
Petang menjelang
Orang lalu lalang
Beberapa berlari,
Memompa degup semangat untuk kesehatan
Hujan perlahan turun
Dari setitik hingga menimbulkan genangan di pantulan kotamu
Aku membawa payung
Tapi tak ku gunakan
Biar hujan membasuh,
Mengguyur
Aku hanya ingin merayakan kenangan