Sosok Di Cermin
Arifin
Siapa yang tak suka becermin?
Melihat dirinya
Mematut dirinya
Dari rupa
Hingga afirmasi
“Mirror, Mirror on the wall, who’s the fairest of them all?”
Ada pula cermin yang membuat diri merasa besar
Hebat, tangguh, begitu berdaya, & berkuasa
Cermin sesungguhnya, atau cermin kebesaran?
Ada pula cermin yang membuat diri merasa ‘remahan rengginang’
‘Aku mah apa atuh’
Cermin sesungguhnya atau cermin kekecilan?
Di depan cermin, kusulam senyum
Ada yang harus dirayakan
Meski jiwa sedang keluh
Tatap di cermin itu
Mata yang menatap
Terowongan masa
Adakah menjadi keruh, tak binar seperti dulu?
Konon katanya, kita dapat bertukar
Aku & dia (sosok di cermin)
Siapa yang lebih pandai bersandiwara?