Tips Menjaga Kulit Sensitif Bayi Agar Terhindar Dari Ruam Popok
Arifin
Terdapat sejumlah kiat bagi orang tua agar dapat menjaga kesehatan kulit bayi yang sensitif terhindar dari ruam popok (diaper rash). Perlu diketahui, selain faktor kulit sensitif, ruam popok bisa terjadi karena kebiasaan penggunaan popok yang tak tepat. Untuk mencegah terjadinya masalah tersebut, orang tua harus secara rutin mengganti popok sang buah hati.
Iritasi yang akhirnya berubah menjadi ruam popok terjadi karena kulit sering berkontak dengan kotoran (tinja atau urine). Untuk mencegah hal tersebut, jangan biarkan anak memakai popok yang sudah penuh dengan kotoran terlalu lama.
Tips selanjutnya, orang tua memilih popok dengan bahan dan daya serap yang baik. Pilihlah popok dengan bahan alami dan minim bahan kimia seperti tanpa pemutih maupun pewangi. Hal tersebut disarankan karena kulit anak yang sensitif belum memiliki ketahanan pada kandungan asing serta berpotensi menimbulkan iritasi.
Lalu kiat berikutnya, orang tua memilih ukuran popok yang pas serta sesuai dengan bentuk tubuh anak sehingga daya serap maupun kemampuan sirkulasi udara dari popok dapat maksimal.
Karena jika memilih popok yang terlalu ketat, berpotensi membuat kulit dengan materi tinja atau urine terlalu sering berkontak yang akhirnya membuat ruam. Sedangkan jika memilih popok yang terlalu besar, walau punya daya serap tapi tak bisa maksimal karena terdapat potensi urine serta tinja menempel pada kulit bayi.
Tips lainnya yakni saat membersihkan pantat bayi ketika mengganti popok, upayakan orang tua tidak terlalu keras saat menggosoknya. Menggosok terlalu keras dapat menimbulkan gesekan antara kulit bayi dengan benda asing. Padahal salah satu potensi terjadinya ruam popok dikarenakan gesekan yang terus-menerus antara kulit bayi dan benda asing.
Sumber: Antara