Belajar Sejarah Dari Museum 

September 13, 2023
Uncategorized

Arifin

Sejarah di tangan guru yang keliru dapat menjadi pelajaran membosankan, capek, serta penuh hafalan. Membosankannya pelajaran sejarah di antaranya tercuplik pada kisah Harry Potter bersama guru mereka Profesor Binns.

Namun, di sisi lain, sejarah dapat menjadi begitu berkesan. Seperti dituturkan aktris, produser, Dian Sastro yang memberikan testimoni tentang Bu Kus guru sejarah di masa sekolahnya.

“Terima kasih ya ibu, atas kesabaran ibu ngajarin kita. Karena ibu kita hafal mati dari Meganthropus Paleojavanicus sampai Pithecantropus Erectus. Kerajaan Singasari sampe Mataram Islam. Dari Tribhuwana Tungga Dewi sampai Brawidjaya V,” tulis pemeran Cinta di film Ada Apa Dengan Cinta? di akun Instagramnya.

Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan datang ke Museum Gajah. Apa yang dituliskan oleh Dian Sastro barusan seakan terkoneksi dengan pengalaman personal saya belajar sejarah serta kunjungan ke Museum Gajah tersebut.

Pelajaran sejarah pada beberapa bagian begitu sulit, begitu “jauh”, serta terdapat “jebakan kekeliruan hafalan”. Mulai dari manusia purba beserta fosilnya yang tersebar, kerajaan-kerajaan yang ada beserta nama raja, ratu, maupun tokohnya, ataupun peralatan yang digunakan di masa-masa perkembangan kehidupan manusia.

Segala rumit dan sulit itu seolah dapat terkikis atau sekurangnya dapat lebih “dekat” dan dimengerti ketika berkunjung ke Museum Gajah. Museum yang juga dikenal sebagai Gedung Arca tersebut menyimpan berbagai benda bersejarah yang memuat rentang pelajaran sejarah yang begitu luas tersebut.

Jika datang ke museum tersebut dengan semangat belajar, mencari tahu, maka belajar sejarah pun menjadi lebih menyenangkan. Saling keterkaitan di lini masa sejarah, mengindrai aneka benda bersejarah yang ada, serta memahami bagaimana hasil karya manusia dari zaman ke zaman, beserta pergulatannya.

Belajar memang bisa dengan banyak cara. Salah satunya dengan ke museum. Tentu kunjungan ke museum ini selaiknya pun dikemas dengan menyenangkan dan berkesan, sehingga tak sekadar mencatat, mengerjakan tugas, namun kehilangan substansi dari apa yang dipelajari.

Tertarik belajar sejarah ke museum manakah?

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd