Seni Dapat Begitu Bebas & Menyenangkan Di RAK Galeri Nasional
Arifin
Seseorang dapat datang ke tempat yang sama berkali-kali dengan impresi yang berbeda. Itulah yang saya alami kala berkunjung ke Ruang Aktivitas Anak dan Keluarga (RAK) di Galeri Nasional Indonesia.
Kali pertama saya datang pada hari Kamis (21/9). Kali kedua pada Sabtu (23/9) bersama keluarga. Tentunya bila datang sendiri, lebih leluasa untuk berkelana mencoba berbagai aktivitas disana.
Sebagai informasi RAK dihelat pada 21 September – 15 Oktober 2023, jam 11.00-19.00 WIB, bertempat di gedung D. RAK merupakan destinasi kreatif yang ditujukan untuk keluarga dan anak-anak. Ruang terbuka ini menggabungkan pendidikan, seni, dan interaksi menyenangkan. Pengunjung dapat menikmati beragam kegiatan berkarya seni rupa, ruang interaktif, kerajinan tangan, dan ekspresi seni lainnya.
RAK juga menawarkan berbagai permainan tradisional seperti congklak. Di dalam RAK, terdapat LabKreatif yang memungkinkan para pengunjung berekspresi dan berimajinasi dengan bebas.
RAK juga menyajikan Stasiun Imaji, di mana pengunjung dapat mengemukakan imajinasi mereka dengan beragam alat gambar seperti fabric marker, crayon, cat air, dan pensil warna.
Untuk kunjungan kali kedua ke RAK, saya dan keluarga mencoba permainan congklak. Dari situ, kami menuju ruang dimana pengunjung dapat bebas menggunakan cat air, fabric marker pada “kanvas” berupa kain yang ada di lantai, dinding.
Di “kanvas” tersebut, pengunjung bebas, merdeka mengungkapkan pikiran, daya seninya. Ada yang menggambar, ada yang menuliskan kata-kata secara singkat, ada yang mengungkapkan perasaan, keresahan, dan harapan di “kanvas”, dan sebagainya.
Di sisi lain, di hadapan “kanvas” tersebut, saya seperti terpantik, bahwa seni memang seharusnya menyenangkan, menjadi medium dari pikiran dan perasaan, serta tak perlu terbelenggu dengan penilaian baik ataupun buruk – berkesenian saja sebagai ungkapan kemanusiaan.
Sekalipun bertajuk ‘Ruang Aktivitas Anak dan Keluarga (RAK)’, dari dua kali kunjungan ke sana, saya dapati banyak muda-mudi beserta sahabatnya yang ikut berpartisipasi. Memainkan permainan tradisional, bercengkerama, ataupun sekadar menggambar saja dengan fabric marker, crayon, cat air, dan pensil warna. Oh iya, Anda bisa memajang karya gambar Anda di sini ataupun membawanya pulang.
Tiap sesi di RAK berlangsung selama 55 menit. Waktu pun bergulir seakan begitu cepat dengan aneka kegiatan yang dilakukan. Seolah menemukan kembali makna apa yang pernah dinyatakan seniman Pablo Picasso, “Segala sesuatu yang dapat kamu bayangkan adalah nyata.”