Arsip Aroma
Arifin
Di palet kepala ini tersimpan arsip aroma
Aroma tanah beserta hujan yang menjelang
Harum, membebaskan
Wangi roti yang baru keluar dari oven
Ada kehangatan perasaan dari pembuatnya
Menghirup aroma teh
Menajamkan indra lainnya
Damai melambat bersama suara air mendidih
Mengamati warna teh
Serta lidah yang berkelana rasa
Di depan botol-botol itu, kau bebas memilih aroma mana yang digunakan
Parfum, dari aneka bunga
Membawa ke jejak ingatan
Atau suatu negeri jauh
Tak hanya harum yang kau ingat,
Bau keringat para pekerja yang mengandalkan fisik
Bau ikan yang baru kembali dari perahu di dini hari
Aroma sebuah kota
Dengan jalan-jalan setapak & berlikunya
Aroma sebuah desa
Dengan suara alamnya
Aroma bumbu dapur
Yang kau tebak dalam pelajaran sekolah dulu
Matamu tertutup
Hanya hidung & arsip aromamu yang mengidentifikasi
Di palet kepala
Kau lukiskan memori dari arsip aroma