Ide Tulisan Yang Bak Kepingan Puzzle 

October 26, 2023
Uncategorized

Arifin

Haruskah ide penulisan hadir dalam satu paket yang utuh? Berdasarkan pengalaman saya, hal tersebut dapat beberapa kali terjadi, namun yang lebih sering dan dapat diupayakan menjadi kebiasaan yakni dengan mencatatkan ide penulisan.

Ide penulisan, bisa diibaratkan bak puzzle, yang kepingannya harus dicicil. Ada yang kepingannya baru ditemukan beberapa waktu kemudian. Ada yang kepingannya, harus ditelusuri, dilakukan pengayaan, dicari ke sumber informasi premier. Ada yang kepingannya, perlu duduk terlebih dahulu disusun, dicari mana hubungannya, diimajinasikan, direka-reka.

Dari ide, ketika diturunkan menjadi tulisan akan lebih mewujud lagi. Maka bisa jadi ada ide yang ditepikan terlebih dahulu. Ada ide yang memerlukan pendalaman. Pun begitu, ketika di dalam fase penulisan, bisa jadi barulah bertemu dengan ide lainnya yang pas sesuai dengan alur penulisan.

Ide bisa diumpamakan sebagai energi potensial. Sedangkan menuliskannya merupakan energi kinetik. Ketika telah menggerakkannya, akan lebih terlihat jelas mana saja ide yang diperlukan.

Di samping itu memiliki bank ide diperlukan. Mengapa? Karena dengan demikian, seseorang memiliki banyak energi potensial yang mungkin suatu waktu dapat diubah menjadi energi kinetik.

Selain itu, beberapa ide, mungkin masih belum menemui “jembatannya”. Manakala bertemu dengan ide lainnya barulah dapat tersusun dengan lebih baik menjadi tulisan yang mengalir. Ibaratnya menemukan kepingan puzzle lainnya di lain waktu yang melengkapinya.

Bank ide ini membuat seseorang baiknya mencatat semua ide tulisan yang melintas di benak kapan pun dan di mana pun karena tidak rela kehilangan gagasan. 

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd