Ruang Tunggu Kata-Kata
Arifin
Di ruang tunggu bahasa
Pengumuman dilantangkan
Rupa-rupa kata menunjukkan batang hidungnya
Aku si “kata kerja”, ototnya diperlihatkan
Aku si “kata sifat”, sorot mukanya berbicara
Aku si “kata benda”, barang apa yang terlintas di benakmu?
Berembuklah mereka,
Menyatu & berpisah
Menjadi senyawa
Atau unsur merdeka
Ada yang jadi puisi,
Cerpen,
Novel,
Atau setitik kata,
Mungkin kata yang menggantung,
Diterpa tempias hujan, dihangatkan sengat matahari
Kata yang hilang & pulang
Dibuang & dikenang
Didengungkan oleh mulut yang berbeda di lintas era
Koper-koper telah disiapkan
Keberangkatan
Perjalanan
Kata-kata yang bercengkerama
Merayumu untuk singgah di kepala
“Hidup 1.000 tahun atau beristirahatlah,” bisik kata di telinga