Melatih Fokus Dalam Keseharian
Arifin
Manusia memiliki keterbatasan, salah satunya perkara waktu. Maka dengan waktu yang ada, kunci dalam manajemennya perihal fokus. Fokus dalam waktu-waktu yang dijalani dalam keseharian.
Mungkin itulah sebabnya seseorang sebaiknya membatasi diri, berani berkata tidak untuk beberapa hal. Dikarenakan bila tidak membatasi diri, bagaimanakah membagi fokus dalam keseharian?
Fokus juga perihal hal-hal yang penting untuk dilakukan. Maka dalam harian, mingguan; petakan terlebih dulu, fokus apa saja yang ingin dituju. Dengan begitu, Anda dapat memetakan mana yang selaiknya difokuskan, serta mana yang bisa didelegasikan, ataupun mana yang bisa ditepikan terlebih dahulu.
Berbincang tentang fokus, dapat terkait dengan mindfulness, serta rentang fokus yang dimiliki. Berbagai metode dapat diterapkan, misalnya dengan pomodoro.
Teknik Pomodoro merupakan sistem manajemen waktu yang menggugah orang untuk bekerja secara fokus dalam rentang waktu yang mereka miliki. Secara singkat, dengan menggunakan sistem ini kita akan membagi pekerjaan kita menjadi 25 menit per kegiatan dengan bekerja secara fokus terhadap satu tugas, kemudian 5 menit istirahat total, setiap jeda istirahat ini disebut sebagai “pomodoro”. Kemudian setelah melakukan 4 kali pomodoro, kita mengambil istirahat yang lebih lama lagi, yakni sekitar 15 sampai 20 menit.
Masih perihal fokus, yang tak kalah pentingnya adalah istirahat yang cukup. Dalam keseharian, telahkah istirahat kita cukup – baik secara kuantitas dan kualitas? Telahkah tidur cukup baik? Istirahat yang tidak mencukupi, dapat merembes pada sisi produktivitas, termasuk perihal fokus. Maka tak hanya dari sisi fokus, fokus, fokus; ataupun kerja, kerja, kerja; namun telusuri pula telahkah istirahatnya tepat?