Kelak Kini
November 21, 2023
Puisi
Arifin
Teropong & rahasia semesta
Malam, saat cahaya lainnya redup
Menjelajah ke bentang angkasa
Manusia-manusia yang berlari & mencari
Arti di bumi
Di hadapan mesin waktu
Mencoba mengerti masa lalu
Adakah pengulangan yang tak perlu, terjadi lagi?
Atau rindu berbubuk ilusi untuk membalik masa
Kertas putih yang merdeka di suatu pagi
Mulai dari sesuatu
Dimulai saja
Di persimpangan, cermin yang digenggam, cermin cembung yang terpasak
Memberanikan hati untuk menempuh jalur lainnya
Bertekun di jalur itu
Kali kedua, dan kali seterusnya adalah langkah baru lagi seru
Segenap pernah yang dilakukan
Kelak, dianyam kini