Dari Balik Jendela Kaca Masa Lalu
Arifin
Tiba juga kita di sana
Detail-detail arsitektur yang menuturkan
Betapa digdaya, berkuasa, pesona, magnet dari tempat ini
Bangunan yang direka dengan teliti
Udara yang berhembus di iklim tropis
Penerangan alami
Lalu sang waktu mengusamkan beberapa
Menggeser langkah & mata yang tertuju
Sepi memeluk bersama kemegahan yang masih mengangguk di lorong-lorongnya
Tirai telah dibuka kembali
Jembatan, seakan dari masa lalu menghubungkan dengan masa kini
Suara bisikan lampau yang menyesap di dinding-dinding
Mural berkisah
Meringkus waktu
Begitu jauh perjalanan
Dan orang-orang menautkan jangkarnya di tempat ini
Jendela berukuran raksasa
Pintu kayu
Meja marmer
Langit-langit yang tinggi
Tangga yang sambung-menyambung
Peta sebuah kota di masa lampau
Dari balik jendela kaca
Cangkir yang perlu diisi lagi
Seperti kisah yang terus-menerus diceritakan & ditafsir