Faedah Brokoli Bagi Penderita Diabetes
Arifin
Brokoli telah lama dikenal dikarenakan banyaknya manfaat kesehatan dari sayuran tersebut. Mulai dari sifat pelindung kanker hingga nutrisi yang bisa mendukung kesehatan jantung dan otak.
Brokoli kaya akan nutrisi penting seperti vitamin A, C, K, folat, serat, potasium, yang semuanya dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya.
Sayuran ini memiliki lebih banyak manfaat, terutama dalam menurunkan kadar gula darah. Sebagai sayuran non-tepung, brokoli dapat dimasukkan dalam makanan dan camilan seimbang.
Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), brokoli mengandung kurang dari 6 gram karbohidrat per 1 cangkir porsi mentah, dan sekitar 2 gram serat. Kombinasi rendah karbohidrat dan menawarkan serat, yang memperlambat pencernaan, berarti mengonsumsi brokoli memiliki efek minimal pada kadar gula darah.
Mengonsumsi brokoli dan makanan kaya serat lainnya meningkatkan rasa kenyang. Sebagai informasi, American Diabetes Association menyarankan penderita pradiabetes dan diabetes untuk mengikuti Metode Piring Diabetes dengan mengisi setengah piring dengan sayuran non-tepung, salah satunya brokoli.
Senyawa Sulforaphane dalam sayuran seperti brokoli memberikan aroma serta rasa pahit yang khas, bisa berperan dalam membantu mengelola gula darah tinggi dan resistensi insulin, serta mengurangi stres oksidatif, yang merusak pembuluh darah dan bertanggung jawab atas beberapa komplikasi jantung diabetes.
Makan brokoli juga merupakan cara lain bagi penderita gula darah tinggi untuk tetap terhidrasi. Saat gula darah naik, maka berisiko mengalami dehidrasi, karena gula darah tinggi membuat seseorang buang air kecil lebih banyak.
Brokoli mengandung 90 persen air, maka makan buah-buahan segar dan sayuran seperti brokoli bisa membantu seseorang tetap terhidrasi.
Sumber: Eating Well, Antara