Melipat Kenangan
Arifin
Tustel, rol film
Dulu kita punya itu
Berhitung betul, mana yang harus difoto, serta tujuan-tujuan apa yang ingin dicapai
Di penghujung perjalanan, masih ada slot memotret
Lalu, teknologi menggulung, melipat kenangan itu
Di sana, di sini, kita bisa memotret banyak-banyak
Tak usah lagi berhitung
Jepret sana, jepret sini
Ada lebih banyak ruang digital untuk menampung kenangan
Pun begitu dengan suara
Kau tahu betapa suara seseorang bisa meleset dari ingatan
Wajahnya masih erat diingat, tapi bagaimana warna suaranya?
Lalu, suara kini mendapat tempat dalam banyak platform
Kenangan yang makin kokoh untuk direkatkan
Tapi kehilangan adalah kehilangan
Terkadang seperti masuk ke labirin kenangan
Kau lupa jalan keluar ke masa kini
Masa lalu yang muncul mengetuk bahu
Ingatan yang terpantik karena pemicu memori
Kenangan yang dapat memeluk hangat
Atau menggerogoti dalam sunyinya
Melipat kenangan
Membuatnya jadi perahu kertas yang berlayar
Atau origami
Kita tak bisa lepas seutuhnya dari kenangan
Hiduplah dengan kenangan itu