Rehat Dan Pemulihan, Dari Alam Hingga Faedah Tidur
Arifin
Rehat dan pemulihan – kata-kata tersebut nyatanya berlaku dalam berbagai bidang. Perihal yang terkait dengan alam, maupun dengan menjaga diri. Terkait dengan alam, misalnya dapat ditemui pada masakan tradisional. Ada resep yang perlu diubah karena lingkungan berubah serta telah banyak bahan baku yang hilang. Sementara itu, ada pula lingkungan yang terjaga, dimana masyarakat membatasi wilayah jadi hutan lindung untuk melindungi bahan tertentu.
Beberapa suku di dunia juga memiliki aturan adat untuk menjaga bahan baku makanannya, alhasil mereka tahu batasan penggunaan bahan makanan serta kapan harus “istirahat” agar alam tak terlalu tereksploitasi.
Contoh dari hal yang diungkap di atas, seperti tradisi Sasi Lompa, sebuah tradisi yang berkaitan dengan ritual penangkapan ikan lompa (Trisina baelama, sejenis sarden kecil) agar lingkungan sekitar perairan — yakni laut dan sungai—Pulau Haruku tetap lestari. Secara istilah Sasi Lompa, yakni sasi (secara harfiah berarti larangan) atas ikan lompa (Thryssa baelama, sejenis ikan sardin kecil).
Rehat dan pemulihan – kata-kata tersebut juga dapat terkait dengan menjaga diri. Di antaranya yang berkaitan dengan olahraga, perlu kiranya untuk memberikan jeda hari istirahat (rest day). Lalu, rehat dan pemulihan pun dapat berkelindan dengan tidur. Tak percaya? Simak saja buku “Why We Sleep” karya Matthew Walker. Ia merupakan profesor ilmu saraf dan psikologi di University of California, Berkeley.
Banyak yang peduli tentang makan yang benar, olahraga yang teratur, tapi kerap dilupakan betapa urgennya tidur yang teratur. Nyatanya sistem kekebalan tubuh kita membutuhkan tidur guna melawan penyakit dan infeksi.
Perlu juga diketahui, kurang tidur dapat berimplikasi pada kesehatan mental, seperti stres, rentan depresi, cemas. Tidur juga memiliki fungsi menjaga berat badan. Faedah tidur juga terkait memori. Tidur dapat memperkuat memori, mempersiapkan otak kita untuk membuat ingatan baru, serta memperkuat ingatan tersebut dan mencegah lupa.