Gelas Yang Tidak Sendiri 

February 2, 2024
Puisi

Arifin

Di ruang tamu yang membuka langsung ke taman

Perbincangan terjadi

Sisa-sisa hujan masih tampak jejaknya,

Di daun

Di paviliun

Aroma bumi

            Minuman hangat diedarkan

            Kudapan

            Gelas yang diisi

            Teko yang senantiasa terjaga

Perbincangan tentang ‘kurang banyak, masih belum cukup’

Ada banyak cabang yang dapat diulas tentang itu

Perihal membagi ilmu

Tentang ketimpangan

Perkara sifat alami manusia

Juga tentang lumbung & kelangkaan

            Gelas yang tak terasa kosong,

            Ada isinya, dengan proporsinya, tidak meluber

            Tahu kapan harus berhenti & mengisi lagi

            Gelas yang tidak sendiri, di bumi

Hujan turun lagi

Aku merasa hangat sekali ini

Bukan di suhu, tapi di jiwa

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd