Tips Mengonsumsi Daging Kambing Bagi Penderita Hipertensi 

June 19, 2024
Makanan & Minuman

Arifin

Iduladha identik dengan daging kurban. Apakah boleh penderita hipertensi menyantap daging kambing di hari raya Iduladha serta hari-hari setelahnya? Penderita hipertensi tetap boleh mengonsumsi daging kambing, namun, dengan jumlah yang lebih sedikit dan lebih hati-hati.

Salah satu tips yang dapat diterapkan adalah mengonsumsi daging kambing tidak lebih dari 50 gram per hari dan pilih bagian daging yang lebih bebas lemak. Bagian daging kambing yang lebih lean (bebas lemak), seperti daging (bagian) paha, mengandung lebih sedikit lemak dan purin dibandingkan bagian lain.

Mengonsumsi daging secara berlebihan, akan menyebabkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) meningkat dan menumpuk di pembuluh darah, membentuk plak yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Hal tersebut menyebabkan jantung bekerja lebih keras memompa darah ke seluruh tubuh sehingga akhirnya meningkatkan tekanan darah.

Sementara purin pada daging merah diubah menjadi asam urat di dalam tubuh, yang bila berlebihan bisa terjadi hiperurisemia yang merupakan faktor risiko hipertensi.

Disarankan pula bagi penderita hipertensi untuk mengolah daging kambing secara sehat supaya aman dikonsumsi, antara lain hindari metode menggoreng. Pilihlah metode memasak yang lebih sehat, seperti merebus, menumis, atau membakar.

Memasak daging kambing dengan kadar garam yang berlebihan juga memengaruhi risiko hipertensi. Garam bisa meningkatkan natrium dalam daging yang menyebabkan retensi air di tubuh sehingga menyebabkan kondisi aliran tinggi di pembuluh arteri.

Saat mengonsumsi daging kambing, disarankan pula untuk memperbanyak sayur dan buah untuk membantu menyeimbangkan kadar purin dan kolesterol dalam tubuh.

Setelah mengonsumsi daging kambing, pantau tekanan darah secara rutin dan mengonsultasikan dengan dokter bila tekanan darah meningkat.

Sumber: Antara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd