Euro 2024: Setelah Fase Grup Berakhir 

June 28, 2024
Sukan

Arifin

Piala Eropa 2024 sejenak rehat dari pertandingan selama dua hari. Fase grup telah usai yang membawa hasil 16 tim yang melenggang ke perdelapan final dan 8 tim yang angkat koper. Delapan tim yang tersingkir itu yakni Hungaria, Skotlandia, Kroasia, Albania, Serbia, Polandia, Ukraina, dan Ceko.

Hungaria dan Kroasia menjadi negara yang gagal meraih tiket 16 besar via jalur peringkat tiga terbaik. Seperti diketahui, empat tim yang menempati peringkat ketiga terbaik berhak lolos ke fase gugur.

Hungaria finis di posisi kelima klasemen akhir peringkat ketiga terbaik Euro 2024 dengan mengemas tiga poin. Hungaria kalah dari wakil Grup C Slovenia yang sama-sama mengemas tiga poin namun unggul dalam selisih gol.

Sedangkan Kroasia finis di posisi keenam klasemen akhir peringkat ketiga terbaik Piala Eropa 2024. Luka Modric dan kawan-kawan hanya mengemas dua poin dari tiga pertandingan yang dijalani.

Lalu terselip pula cerita unik melalui Ukraina. Ukraina menjadi tim pertama sepanjang sejarah Piala Eropa yang gagal lolos dari fase grup, meskipun mengoleksi 4 poin. Walau meraih 4 poin, Ukrania berada di posisi juru kunci Grup E. Ukraina sebenarnya memiliki poin yang sama dengan Rumania, Belgia, dan Slovakia di klasemen akhir Grup E. Namun, Ukraina kalah dalam selisih gol dari tiga tim tersebut.

Setelah fase grup berakhir, lalu apa yang menarik untuk ditunggu? Pesona “kuda hitam” pada gelaran ini para pundit menyematkan pada Austria. Berada di grup D yang diisi oleh Prancis, Belanda, tim asuhan Ralf Rangnick ini berhasil menjadi juara grup. Tak hanya itu, permainan pressing, Marcel Sabitzer dan kawan-kawan layak dipuji. Maka menarik dinanti sejauhmana Austria dapat melaju di Piala Eropa 2024.

Setelah fase grup berakhir, maka tibalah fase gugur. Bagan perdelapan final telah tertera. Jalur menuju final, siapa kemungkinan bertemu siapa telah tertakar. Maka episentrum perhatian pun ditujukan pada bagan, di mana tim-tim tradisional berada dalam “keranjang” yang sama. Terdapat Spanyol, Jerman, Portugal, Prancis pada sisi bagan yang sama. Bila tim-tim tradisional di bola sepak itu melaju, maka perempat final akan mempertemukan Spanyol menghadapi Jerman, serta Portugal versus Prancis. Ada pun di bagan sebelah kanan, menurut para pengamat, jalurnya relatif lebih “lunak”. Terdapat sejumlah negara kesohor sepak bola yakni Belanda, Inggris, serta Italia.

Meski begitu, sepak bola, memiliki misterinya, di mana bola itu bundar, serta di atas lapangan, kejutan dapat terjadi. Siapa sangka Denmark jadi kampiun di Piala Eropa 1992? Siapa sangka Yunani dapat menjadi juara di Piala Eropa 2004? Piala Eropa 2024 pun tidak menutup pintu bagi lahirnya kemungkinan juara dari negara yang praktis tak disangka-sangka.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd