Ragam Manfaat Mengonsumsi Semangka
Arifin
Buah semangka memiliki manfaat yang baik untuk tubuh dari segi nutrisi serta lezat jika dijadikan camilan di musim panas.
Semangka mengandung 92 persen air, dan bisa dihitung sebagai bagian dari target asupan cairan harian Anda sebanyak 11,5 gelas sehari untuk wanita dan 13 gelas sehari untuk pria. Semangka kaya akan air yang membuatnya bagus untuk hidrasi dan keseimbangan elektrolit karena mengandung kalium dan magnesium.

Dengan mengonsumsi semangka, Anda akan mendapatkan peningkatan antioksidan. Antioksidan likopen berkontribusi pada warna merah muda cerah semangka dan membantu tubuh melawan kerusakan akibat radikal bebas serta membantu pencegahan penyakit.
Kombinasi likopen serta vitamin C membantu melawan radikal bebas dalam tubuh dan mengurangi risiko terkena penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, atau penyakit neurodegeneratif.
Buah semangka juga merupakan sumber vitamin A dan C yang baik, yang keduanya penting untuk kesehatan kulit dan kekebalan tubuh. Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang bisa mencegah dan bahkan membantu mengobati infeksi pernapasan dan sistemik.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin ini, serta antioksidan seperti likopen dan beta-karoten yang ditemukan dalam semangka, juga bisa membantu meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh secara keseluruhan.
Likopen juga bisa membantu menurunkan kolesterol dan gula darah, yang keduanya penting untuk kesehatan kardiovaskular, karena tidak mengandung lemak, kolesterol, dan sodium. Kandungan seratnya juga membantu memberikan beban glikemik rendah yang artinya berefek kecil pada gula darah.
Manfaat lain dari semangka yakni asam amino yang dikandungnya yaitu citrulline dan arginine, Ini adalah dua dari 20 asam amino yang dibutuhkan untuk membantu pembentukan otot, saraf, dan sel.
Ada pun semangka dapat dibuat sebagai salad, smoothie, es krim sherbet, dan pizza semangka dengan tambahan beri dan yoghurt serta madu.
Sementara itu, walau semangka merupakan buah yang bergizi, mengonsumsinya terlalu banyak bisa menyebabkan lonjakan gula darah, yang dapat berdampak negatif pada seseorang yang sedang mengelola diabetes atau resistensi insulin.
Ada pun, seseorang dapat mengalami reaksi alergi terhadap semangka jika mereka alergi terhadap rumput, bersama dengan buah-buahan seperti persik, seledri, tomat, jeruk, dan melon lainnya. Reaksi ini dikenal sebagai sindrom alergi oral, yang merupakan alergi kontak di tenggorokan dan mulut yang terjadi saat mengonsumsi makanan ini mentah. Bila Anda mengalami gatal atau bengkak di tenggorokan, mulut, wajah, bibir, atau lidah, segera cari pertolongan medis.
Sumber: Eating Well, Antara