Menikmati Proses Menuju Ahli 

September 9, 2024
fakta menarik

Arifin

Baik kaizen, maupun atomic habits, memaparkan untuk berproses. Maka ketika berproses itu dapatlah fokus ditujukan kepada diri sendiri. Telah sejauhmana diri konsisten, resiliensi, tekun, melakukan sejumlah adaptasi bila perlu.

Untuk sampai di suatu hari, diperlukan hari pertama. Lalu hari kedua, hari ketiga, hari keempat, dan seterusnya. Tak sekadar melihat di ujung, ataupun di suatu hari yang gemilang itu, melainkan bagaimana berproses hari demi hari. Berproses, bersabar dalam proses, mungkin itulah yang melelahkan, serta dapat membuat seseorang balik kanan, berhenti, enggan melanjutkan.

Maka penting kiranya motivasi internal. Dikarenakan bak lari maraton yang membutuhkan stamina panjang dalam berproses. Ketika “layar telah terkembang”, gelorakan semangat untuk “berlayar” dengan segala tantangan.

Maka ketika berusaha untuk ahli di keterampilan tertentu, maka bersiaplah dengan prosesnya. Entah itu keterampilan menulis, menggambar, bicara, melukis, olahraga, bela diri, dan sebagainya – untuk pada kata ahli perlu melalui jam-jam panjang penempaan.

Berproses berarti mengakumulasi pengalaman. Maka dengan intensitas proses, akan makin terbiasa, semakin ahli. Maka hargailah langkah-langkah yang telah ditempuh. Seperti misalnya “rumus dasar” dari keterampilan: banyak-banyaklah mencoba.

Menarik adanya apa yang diungkap sastrawan Seno Gumira Ajidarma, yaitu: Tugas seorang pengarang adalah menghasilkan cerita  yang baik, yakni yang bisa menyihir pembaca untuk terus membuka halaman demi halaman. Untuk bisa ke sana, seorang pengarang perlu “banyak membaca buku bagus, dan menulis terus, kalau perlu sampai mampus.”

Jadi, mari semangat berproses, melakukan hal terus-menerus, dan menikmati proses menuju ahli.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd