Mengapa Membaca Buku?
Arifin
Adakah Anda rutin membaca buku setiap hari? Memang apa saja sih faedah membaca buku? Bila diibaratkan investasi, opportunity cost, adakah waktu yang dihabiskan untuk membaca merupakan investasi yang baik, serta akan mengalami Return of Investment (ROI)?

Membaca buku sendiri memiliki aneka cabang tujuan. Membaca dapat dijadikan sebagai cara untuk relaksasi. Tenggelam dalam bacaan, membaca halaman demi halaman, menikmati momen mindful ketika membaca, dan sebagainya.
Membaca juga dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas diri. Cari tahu ilmu yang ingin ditelaah, keterampilan yang ingin diasah, melalui jalur membaca buku. Salah satu kelebihan buku yakni lazimnya telah melalui proses kurasi, seleksi, serta penyuntingan bertahap. Dengan begitu buku dapat menjadi rujukan utama untuk berbagai jenis ilmu.
Buku memungkinkan seseorang untuk mengerti sudut pandang keahlian. Baik itu akademisi, praktisi, yang menulisnya – mereka yang telah berkecimpung tahunan, lalu pembaca dapat “memintas waktu” mengetahui pengetahuan, pengalaman mereka dengan membaca bukunya.
Buku juga dapat menjadi wahana untuk mempelajari hal-hal baru, serta berusaha mendapatkan inspirasi.
Rajin-rajin membaca buku juga memungkinkan orang untuk memiliki banyak perspektif. Ambil contoh dari novel yang dibaca, karakter-karakter dalam cerita memiliki sudut pandang, kepentingan, serta latar belakang yang berbeda. Kiranya banyak perspektif memungkinkan pembaca untuk lebih bijak serta arif dalam melihat manusia.
Membaca buku juga dapat membawa diri untuk aktif menggunakan imajinasi. Pun dengan ragam emosi yang dapat dideteksi, dikenali, dari membaca buku.
Membaca buku juga memiliki filosofi bak padi merunduk. Semakin berilmu, semakin berisi, tetap memiliki kerendahan hati bahwa ada begitu banyak pengetahuan yang masih belum diketahui.