Mencoba Wahana Lainnya Untuk Berkarya
Arifin
Karya merupakan pengungkapan pikiran serta perasaan. Untuk wahananya, bisa jadi berbeda-beda. Adakah Anda tertarik untuk mencoba wahana lainnya untuk berkarya? Ambil misal, untuk yang terbiasa menulis, cobalah mencoba wahana menggambar. Untuk yang terbiasa menggambar, bisa mencoba menulis. Hal semacam itu dapat dilakukan pada alih wahana lainnya.

Bila di kantor Anda katakanlah, terdapat berbagai divisi karya, maka cobalah mempelajari dasar-dasarnya. Hal tersebut dapat menjadi ilmu baru, memudahkan untuk bekerja sama dengan divisi lain tersebut.
Mencoba wahana lainnya untuk berkarya juga merupakan cara untuk “menantang” comfort zone. Bisa jadi diri telah terlalu nyaman pada keahlian, keterampilan yang dimiliki. Padahal sesungguhnya masih begitu banyak spektrum yang ada, serta berbagai keterampilan yang dapat dieksplorasi.
Beda wahana, maka beda pula cara mengaktualisasikan ide. Hal tersebut di antaranya karena karakter dari wahana yang ada. Misalnya ketika menggambar-mewarnai, tentu ada perbedaan ketika wahananya kertas, kanvas. Penggunaan cat air ataupun cat minyak, tentu ada caranya yang berbeda, serta ada konsep yang sama.
Hal senada juga dapat terjadi pada ranah penulisan. Dari menulis, terdapat output yang beragam seperti puisi, cerita pendek, novel, artikel, esai, dan sebagainya. Meski sama-sama berbentuk tulisan, cara, kekhasannya dapat beragam. Bila Anda terbiasa menulis esai, cobalah untuk menulis puisi, dan sebagainya.
Ada pun berbagai wahana yang Anda coba tersebut dapat menjadi cara untuk menyegarkan, memberikan insight lainnya pada karya. Kombinasi dari berbagai wahana yang ada dapat menjadi karya tertentu.