Sejumlah Tips Pemberian Makan Anak
Arifin
Sebegitu penting pemahaman orang tua mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak, di antaranya dalam konteks pemberian makanan. Orang tua perlu mengetahui mengenai proses alami pertumbuhan, sehingga tidak tergoda mencari solusi instan untuk masalah berat badan anak.
Orang tua sering kali merasa cemas saat membandingkan berat badan anaknya dengan anak lain, dengan anggapan bahwa anak yang gemuk merupakan anak yang sehat. Padahal, kesehatan anak seharusnya diukur berdasarkan grafik pertumbuhan yang mencakup berat dan tinggi badan.

Anak bisa dikatakan sehat jika pertumbuhan dan perkembangannya sesuai usia dengan grafik yang seharusnya, bukan sekadar berpatokan pada ukuran tubuh atau gemuk.
Maka, penting bagi orang tua untuk memahami bahwa pertumbuhan anak bukanlah kompetisi. Lebih lanjut, proses pemberian makanan kepada anak harus dilakukan dengan cara yang tepat. Orang tua mungkin mengeluhkan anak yang sulit makan, padahal masalah tersebut seringkali terjadi karena anak tidak diberi kesempatan untuk merasa lapar.
Memaksa anak untuk makan saat mereka belum lapar hanya akan menciptakan konflik dan menghambat proses belajar mereka tentang makanan, anak belum lapar, selalu dikasih makan. Pada saat anak enggak mau makan, dikasih camilan, yang itu membuat kenyang dan anak itu akhirnya memang enggak mau makan.
Orang tua perlu untuk menciptakan suasana makan yang menyenangkan dan mendidik anak untuk merasakan lapar dengan alami.
Obat nafsu makan terbaik adalah rasa lapar itu sendiri, yang penting adalah makan itu dengan gembira, buatlah suasana makan dengan gembira, biarkan anak belajar merasakan lapar.
Sumber: Antara