Cara Bertutur Lewat Warna
Arifin

Masuk ke kepala pelukis
Menyelami arsip-arsip pikirannya
Mengapa dominan memilih warna tertentu
Teknik apa yang digunakan
Cara bertutur lewat warna, komposisi, dimensi
Alam yang terhampar
Permai
Ombak yang mengganas
Binatang dengan rona pesonanya
Ini lukisan-lukisan tentang sebuah negeri yang molek
Beralih ke tema lainnya
Manusia-manusia dengan rupa-rupa emosi
Apa yang dilihat, dibaca, didengar, dirasakannya, diramu menjadi lukisan
Di mana manusia tertampil dengan wajah aslinya
Sebuah peristiwa bersejarah
Dilukis ulang olehnya
Semua tiang-tiang cerita
Tapi, ke mana para tokoh-tokohnya?
Para tokoh, karakter dalam lukisan sepakat untuk minggat
Melowongkan tanya tentang masa kesempatan yang datang, tapi hanya manusia-manusia kurang daya yang mengisi panggung cerita
Masuk ke kepala pelukis
Warna-warna dalam kepalanya
Arah datangnya cahaya
Bayangan
Sisi gelap yang bersembunyi dari pijar
Warna yang bercampur, bersatu, menolak
Di kanvas, dengan sosok-sosok yang berdesakan
Disalin dirinya menjadi figur pelengkap dalam maha kisah di lukisan berukuran besar
Di sudut kecil, dengan wajahnya yang terpesona cahaya, serta menyembunyikan wajah kelamnya dalam pantulan cermin