Pentingnya Variasi Menu Untuk Kecukupan Gizi Keseluruhan
Arifin
Variasi menu pada makanan amat dibutuhkan untuk mencukupi gizi dan nutrisi anak secara keseluruhan. Masing-masing komoditas makanan akan melengkapi gizi yang satu ke gizi yang lainnya, variasi menu terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayur-sayuran dan buah akan bermanfaat dalam menu makan keseharian.

Variasi menu mulai dari sayur, lauk, dan makanan pokok akan melengkapi ketidakseimbangan asam amino dari satu komoditas. Beberapa nutrisi juga penting untuk memenuhi pembentukan otak seperti asam lemak dan omega 3.
Di samping itu, perhatikan pula variasi lauk pauk hewani untuk mencegah penyakit kurang gizi karena anemia yang sering terjadi pada anak usia sekolah. Anemia sering terjadi karena kekurangan zat besi dan sumber zat besi itu sebenarnya adalah lauk pauk hewani.
Selain lauk pauk hewani, sebaiknya anak banyak mengonsumsi sayur untuk memenuhi kebutuhan akan serat, vitamin, dan mineral. Semua sayur mempunyai kelebihan masing-masing, namun bila ingin meningkatkan zat besi dan vitamin C dapat mengonsumsi sayur seperti bayam dan kangkung. Sedangkan kol atau sawi memiliki zat anti karsinogen atau zat anti kanker.
Sebaiknya mengonsumsi tiga porsi sayur dan dua porsi buah berdampingan dengan asupan nutrisi lainnya. Selain itu, anak perlu dibiasakan untuk mengenal bermacam makanan agar anak dapat menikmati variasi makanan dan tidak pilih-pilih.
Anak yang suka pilih-pilih makanan akan mengalami kondisi tidak bisa memasukkan makanan dalam posisi atau dalam porsi yang bervariasi, dan ini harus diatasi sejak usia dini oleh orang-orang tua yang mempunyai anak kecil untuk belajar mengenalkan makanan yang bervariasi.
Pengenalan sumber lauk seperti ayam, daging, dan telur perlu dibentuk menjadi kebiasaan sejak usia dini agar ketika mereka dalam pertumbuhan dan usia semakin dewasa tidak menimbulkan persoalan pada variasi makanan.
Sumber: Antara