Tips Lari Di Suhu Panas 

November 4, 2024
Tips

Arifin

Terdapat sejumlah tips saat olahraga lari pada kondisi suhu panas khususnya di wilayah garis khatulistiwa. Tipsnya yakni memiliki kebugaran yang baik dan penyesuaian diri yang memadai dengan iklim di lingkungan sekitar.

Kebugaran fisik yang baik dihasilkan melalui latihan secara rutin, serta penyesuaian diri dengan iklim (aklimatisasi) untuk kegiatan olahraga lari memerlukan setidaknya lima hari latihan.

Tips selanjutnya yaitu menyesuaikan intensitas latihan dan kompetisi dengan kondisi diri sendiri, harus sesuai dengan kebugaran dan cuaca. Misal ketika berlari telah mengetahui cuaca panas, pelari harus bijak menurunkan intensitasnya, turunkan kecepatan sekitar enam persen dari target yang diinginkan.

Tips berikutnya, agar pelari bijak memilih pakaian dengan jenis yang mudah keringat menguap dari kulit. Pakaian harus berwarna terang, ringan, longgar, serta memberikan perlindungan dari sinar matahari.

Selanjutnya, terkait dengan modifikasi pemanasan, di mana dalam kondisi panas maka durasi dan intensitas pemanasan harus dikurangi untuk meminimalkan peningkatan suhu tubuh sebelum berlari.

Disarankan agar pelari meminum dua gelas air putih dalam 2 jam sebelum berlari, dan selama berolahraga yang memakan waktu 60 menit atau lebih, 2-3 gelas air dingin atau sport drink per jam telah cukup untuk sebagian besar olahraga.

Selain itu, bila dalam beberapa waktu dekat si pelari mengalami suhu tinggi, infeksi, diare, atau muntah, disarankan untuk tidak melakukan olahraga berat dalam kondisi suhu panas. Terutama bagi yang berusia di atas 65 tahun atau yang menderita berbagai kondisi medis, yang sedang mengonsumsi obat, beberapa kondisi ini akan kesulitan berolahraga pada keadaan suhu panas.

Pada kondisi suhu panas, proses pendinginan tubuh lazimnya kurang maksimal, pelari mulai kehilangan skill, performa menurun hingga enam persen, dan beberapa kendala lainnya.

Sumber: Antara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd