Jam Tangan Dalam Kisah Fantasi 

November 8, 2024
fakta menarik

Arifin

Jam tangan memiliki fungsi sebagai penunjuk waktu. Memang fungsi itu kian bertambah dengan kehadiran jam tangan pintar yang juga dapat memantau kesehatan penggunanya.

Sementara itu, “jam tangan pintar” pun hadir pada sejumlah kisah fantasi. Sebut saja istilah Kogoro Tidur, di mana Kogoro Mouri mengungkapkan kasus dalam pose bak orang sedang tidur. Tentu itu adalah cara dari Conan Edogawa untuk membongkar kasus yang ada.

Untuk membuat tidur Kogoro, Conan dibantu oleh “jam tangan pintar” buatan Profesor Agasa. Conan cukup membidik Kogoro, untuk kemudian tertidurlah ia.

“Jam tangan pintar” juga berguna bagi karakter James Bond. Arloji bagi sang agen dapat berguna sebagai gadget serta senjata. Pada film, arloji Omega Seamaster yang dikenakan. Sedangkan di versi novelnya 007 menggunakan Rolex Oyster Perpetual.

Masih dari arloji, kali ini pada The Da Vinci Code. Terdapat quote yang memorable yakni“And do all the drivers wear a Rolex?” Adalah karakter Andre Vernet manajer dari Swiss Bank-Paris yang membantu Robert Langdon keluar dari kepungan polisi.

Masih terkait jam, terdapat karakter Sylar pada serial Heroes. Sylar atau Gabriel Gray, merupakan tokoh antagonis yang memiliki profesi juru mekanik jam. Sylar merupakan pembunuh yang berburu manusia super lain dan mencuri kemampuan mereka.

Berlatar sebagai juru mekanik jam, maka tak mengherankan bila kalimat bernas dari Sylar yang memorable pun memuat tentang bagaimana jam bekerja. Petikan kalimatnya sebagai berikut: “If you want to learn how to access my ability, fix the watch. Listen to it. Like a symphony, every piece has its part, all coming together in perfect harmony. If you can understand the complexities of a watch you can understand anything – everything: cause, effect; action, reaction – how to change the future.”

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd