Melibatkan Anak Dalam Kegiatan Harian 

November 14, 2024
Famili

Arifin

Dari mana anak dapat belajar? Salah satu sumbernya yakni ketika anak bersama orang tua. Maka manfaatkan kebersamaan itu untuk mengoptimalisasi pembelajaran. Belajar dapat dari mengetahui dan mengalami. Ketika mengalami, terjadi deep learning, anak belajar lebih jauh, lebih mengena, lebih berkesan.

Berikan peran pada anak dalam kegiatan keseharian. Misalnya, di keluarga kami memelihara ikan dan kura-kura, pelibatan anak dapat dilakukan dalam pemberian makan. Beri tahukan kepada anak mengenai jumlah makanan yang akan diberikan kepada hewan peliharaan. Dengan begitu, “tipis-tipis” anak dapat belajar matematika. Anak pun dapat ditumbuhkan perasaan bertanggung jawab, peduli, kasih sayang.

Pelibatan anak dalam kegiatan keseharian, fokusnya yakni memberdayakan anak, sesuaikan dengan kapasitas, serta lakukan dengan menyenangkan. Dengan begitu anak juga mekar percaya dirinya karena turut berperan terus-menerus dalam keseharian.

Keterampilan serta sikap perlu dilatih, diasah terus-menerus, maka melekatkannya dalam kegiatan keseharian merupakan pilihan bijak. Ketika telah terbiasa, anak pun ringan saja membantu serta merasa perlu ikut serta dalam berbagai kegiatan.

Ketika anak turut serta dalam ragam kegiatan harian, orang tua perlu bersabar dengan proses yang dilakukan anak. Ingatlah bahwa anak sedang belajar dan berusaha. Nikmatilah momen melambat dalam kebersamaan bersama anak.

Ketika anak membantu, lakukan pula observasi. Tahan diri ketika mengamati anak. Terkadang anak dapat menemukan cara lainnya, atau memang membutuhkan waktu lebih lama untuk merampungkan tugas membantu tersebut.

Ketika anak dilibatkan dalam kegiatan keseharian, maka itulah kiranya pembelajaran di kehidupan nyata. Keterlibatan anak juga dapat menjadi kesempatan membersamai, berkomunikasi, serta menstimulasi anak dengan pertanyaan pemantik.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd